Sabtu, 18 Juni 2022

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

 SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

Disusun untuk memenuhi tugas 

Mata kuliah : Sistem Pengendalian Manajemen

Dosen pengampu : TATI ROSYATI S.E.,M.Ak.




Disusun oleh :

Kelompok 1:

Nida Khoirul Ummah        (191011202090)

Nuniek Sulistiani                (191011200291)

Nur Indah Pitriani                        (191011201318)


PRODI S1 AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS PAMULANG

2022


SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

Sistem pengendalian manajemen adalah suatu proses yang menjamin bahwa sumber-sumber diperoleh dan digunakan dengan efektif dan efisien dalam rangka pencapaian tujuan organisasi., dengan kata lain pengendalian manajemen dapat diartikan sebagai proses untuk menjamin bahwa sumber manusia, fisik dan teknologi dialokasikan agar mencapai tujuan organisasi secara menyeluruh.

Pengendalian manajemen merupakan keharusan dalam suatu organisasi yang mempraktikkan desentralisasi. Salah satu pandangan berargumentasi bahwa sistem pengendalian manajemen harus kemudian sesuai dengan strategi perusahaan. Ini menyiratkan bahwa strategi pertama kali dikembangkan melalui proses formal dan rasional, dan strategi ini kemudian menentukan desain sistem manajemen perusahaan.sistem yang terintegrasi yang terdiri dari proses, strategi, ajutansi, pertanggungjawaban, penganggaran, serta pemrograman yang memiliki tujuan untuk membantu individu dalam menjalankan sebuah perusahaan maupun organisasi agar hasil yang ingin dicapai dapat seoptimal mungkin.

Setiap perusahaan memerlukan pengendalian manajemen, karena sistem tersebut didesain untuk mengatur aktivitas anggota organisasi melalui para pemimpin (manajer) organisasi agar sesuai dengan tujuan yang diinginkan perusahaan. Proses pengendalian dilakukan melalui para pemimpin (manajer) dengan penentuan tujuan dan strategi pelaksanaan dan pengukuran serta analisis prestasi dan penghargaan.

Masalah yang sering dihadapi oleh setiap perusahaan yaitu peningkatan sistem pengendalian yang tidak berjalan secara optimal dan otomatis, artinya Sistem Pengendalian Manajemen memerlukan karyawan sebagai penggerak atau eksekutor untuk menciptakan kinerja yang optimal, Salah satu faktor keberhasilan perusahaan juga adalah pengetahuan yang dimiliki oleh setiap karyawan, karyawan yang mampu menciptakan dan mengelola perusahaan akan memiliki keunggulan dalam organisasi dan perusahaan tersebut juga akan mampu bersaing engan perusahaan-perusahan lainnya. Oleh karena itu Sistem Pengendalian Manajemen dalam suatu perusahaan akan berjalan dengan optimal apabila didukung dengan sumber daya manusia yang optimal dan berkualitas. Secanggih apapun sistem yang dirancang oleh suatu perusahaan apabila karyawan tersebut tidak memilki sumber daya yang optimal tujuan perusahaan tidak akan tercapai .Untuk mencapai tujuannya seorang manajer harus memperhatikan sumber daya yang dimiliki oleh setiap karyawan, agar dipergunakan secara efisien dan efektif. Karena diera globalisasi sekarang ini pengetahuan dan tenaga kerja merupakan hal penentu demi keberhasilan pembangunan, untuk itu dibutuhkan manusia-manusia yang memiliki sumber daya dan pengetahuan yang luas untuk dapat bersaing di era yang akan datang.

Contoh kasus 1

Implementasi sistem pengendalian manajemen di PT. Jaya Bersama Sejahtera

PT. Jaya Bersama Sejahtera merupakan sebuah perusahaan pelayanan jasa yang bergerak di bidang keuangan dan bekerja sama dengan Bank CIMB Niaga. Dalam kegiatan operasional, PT. Jaya Bersama Sejahtera menyusun anggaran operasional, yang bertujuan untuk menginformasikan mengenai kinerja ya  ng diharapkan. Sistem pengendalian manajemen di PT. Jaya Bersama Sejahtera dapat dikatakan cukup baik, karena telah menjalankan kinerja yang efektif dan efisien sehingga dapat mempertanggung jawabkan tugasnya. Hal ini dapat dilihat dari penerapan unsur pengendalian manajemen seperti pusat pertanggung jawaban, struktur organisasi, sistem informasi serta tujuan dan strategi telah dilaksanakan dengan baik.

Secara garis besar PT. Jaya Bersama Sejahtera menerapkan sistem pengendalian manajemen untuk mendukung terwujudnya tujuan perusahaan. Saat ini yang perlu diperhatikan oleh perusahaan adalah masalah sumber daya manusia yang dapat mendukung penerapan sistem pengendalian manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan.PT. Jaya Bersama Sejahtera merancang struktur pengendalian internal, manajemen perusahaan mempertimbangkan keandalan laporan keuangan, mendorong efektivitas dan efisiensi operasi, serta kepatuhan terhadap peraturan dan hukum.

Pengelolaan serta pengendalian kredit kepada calon kreditur dilakukan melalui proses pengajuan kredit dan proses analisa kredit dari kredit yang diajukan. Bila persyaratan yang ditetapkan oleh bank terpenuhi, bank dapat menganalisis permohonan kredit dari calon kreditur. Kredit yang diberikan oleh bank akan memberikan kepercayaan kepada nasabah, dan telah dilakukan penelitian internal serta eksternal terhadap nasabah tersebut.Dalam kredit terdapat kesepakatan  antara kreditur dengan penerima kredit, dimana dalam perjanjian tersebut disebutkan bahwa para pihak menandatangani hak dan kewajibannya. Perjanjian kredit memuat syarat-syarat kredit, jumlah kredit, dan jangka waktu termasuk jangka waktu pengembalian pinjaman yang disepakati. terdapat risiko dalam memberikan kredit, seperti kredit macet.Persoalan penjaminan kredit merupakan masalah yang harus diperhatikan oleh pemberi pinjaman karena sistem kredit mempunyai risiko. Persoalan ini dapat dihindari melalui pengendalian internal yang memadai dari departemen kredit. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem pengendalian manajemen yang bisa mendukung efektivitas perkreditan.

Contoh kasus 2

Pemadaman Terus-Menerus, Sistem Manajemen PT.PLN Bermasalah?

Kasus pemadaman listrik bukan merupakan hal baru lagi bagi masyarakat Indonesia, namun pada tanggal 4 Agustus 2019, pemadaman listrik yang terjadi di daerah Jakarta dan sekitarnya ini terjadi lebih dari 3 jam. Kronologinya, pada tanggal 4 agustus 2019 tepatnya pukul 11.45 terjadi gangguan sirkuit 1 di Sutet Ungaran-Pemalang, kemudian disusul dengan gangguan sirkuit yang berakibat pada penurunan tegangan jaringan Sutet Depok dantasikmalaya inilah awal mula terjadinya pemadaman awal, pihak PLN kemudian melakukan recovery di kantor pusat pengatur beban, awalnya pihak PLN menjajikan bahwa listrik akan kembali menyala pada pukul 0.00 WIB, namun kenyataannya pada tanggal 5 Agustus 2019, masih terjadi gangguan dan pemadaman masih berlanjut. Pemadaman listrik ini dianggap sebagai pemadaman listrik terparah melebihin insiden pemadaman listrik tahun 2009, penyebab utama dari pemadaman ini disinyalir karena buruknya sistem pengendalian manajemen yang dimiliki seperti kurangnya pengawasan dan pemeliharaan terhadap gardu listrik, serta kurangnya efesiennya manajemen biaya dan manajemen risiko PT PLN. Karena insiden ini pula, Presiden RI, Joko Widodo turun tangan dan menyambangi kantor pusat PLN, Joko Widodo menegur sistem manajemen risiko PT. PLN yang dianggap lalai, agar kejadian ini tidak terulang kembali, Kapolri juga diutus untuk melakukan investigasi terkait pemadaman listrik ini. Atas insiden blackout ini, PLN kemungkinan merugi sejumlah Rp 90 Miliar, tak hanya merugikan pihak PLN, pemadaman listrik ini juga merugikan 21,3 Juta pelanggan PLN, sebagai gantinya, Pihak PLN akan memberikan kompensasi pada para pelanggan di daerah Jakarta dan Jawa Barat yang terdampak insiden blackout ini sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN. Kasus pemadaman listrik ini terus terjadi berulang-ulang dan kebanyakan terjadi karena permasalahan yang sama yaitu kerusakan gardu ataupun gangguan di sirkuit, PLN seperti tidak melakukan evaluasi kinerja dan tidak mencari solusi atas permasalahan ini, untuk itulah, PT PLN dianggap memiliki sistem pengendalian manajemen yang buruk. PLN juga memangkas biaya maintenance untuk meningkatkan laba perseroan, sebagai catatan, pada tahun 2018, total laba yang diperoleh PLN adalah sebanyak Rp 11,6 Triliun padahal pada kuartal III 2018, PLN merugi sejumlah Rp 18 Triliun yang diakibatkan anjloknya kurs rupiah, dan catatan terbaru, pada kuartal I 2019, PLN mendapat laba sejumlah Rp 4,2 Triliun. PLN dinilai hanya focus terhadap peningkatan rasio elektrifikasi dan mengabaikan sistem pengendalian manajemennya.

Referensi :

Cyndy Ika Febriliana.Sistem pengendalian manajemen universitas mercu buana.https://www.researchgate.net/publication/344395641_TUGAS_BESAR_1_SISTEM_PENGENDALIAN_MANAJEMEN_UNIVERSITAS_MERCU_BUANA (diakses 15 Mei 2022)

https://yoursay.suara.com/ulasan/2021/12/28/123527/implementasi-sistem-pengendalian-manajemen-di-pt-jaya-bersama-sejahtera [diakses 20 Mei 2022]

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://pdfcoffee.com/kasus-sistem-pengendalian-manajemen-pln-pdf-free.html&ved=2ahUKEwi0x7iEv_L3AhV-4nMBHRArBJMQFnoECCcQAQ&usg=AOvVaw3CsuWdNGxf9gYjuhixgetH [diakses 21 Mei 2022]

Sabtu, 10 Oktober 2020

akuu, 

senyumkuu, tawakuu, bahagiakuu,

tapi itu belum tentu.

diri,

menangisi, memarahi, membenci, 

juga blum pasti. 


-'Khummah'-


 

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

 SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN Disusun untuk memenuhi tugas  Mata kuliah : Sistem Pengendalian Manajemen Dosen pengampu : TATI ROSYATI S.E.,...